The World Bank Working for a World Free of Poverty Microdata Library
  • Data Catalog
  • About
  • Collections
  • Citations
  • Terms of use
  • Login
    Login
    Home / Central Data Catalog / IDN_2011_SUSETI-ENDLINE2_V01-ID_M / variable [F7]
central

Survei Sosial Ekonomi Rumah Tangga 2011, Endline 2

Indonesia, 2012
Get Microdata
Reference ID
IDN_2011_SUSETI-ENDLINE2_v01-ID_M
Producer(s)
Survey Meter
Metadata
Documentation in PDF DDI/XML JSON
Created on
Dec 13, 2013
Last modified
Dec 13, 2013
Page views
83287
Downloads
220618
  • Study Description
  • Data Description
  • Documentation
  • Get Microdata
  • Data files
  • hh_pm1
  • hh_ad
  • hh_sf1
  • hh_pp
  • hh_rp3
  • hh_rp2
  • hh_rp1
  • hh_ar2
  • hh_ar1
  • hh_lk
  • hh_cov
  • hh_sf2
  • hh_sf3
  • hh_pm2a
  • hh_pm2b
  • rt_pr
  • rt_cm
  • rt_mt
  • rt_ls
  • rt_tn
  • rt_wg

No ART Responden seksi RP (rp00_no)

Data file: hh_rp1

Overview

Valid: 5682
Invalid: 0
Minimum: 1
Maximum: 13
Type: Discrete
Decimal: 0
Start: 7
End: 8
Width: 2
Range: 1 - 13
Format: Numeric

Questions and instructions

Literal question
No Urut ART
Categories
Value Category Cases
1 881
15.5%
2 4275
75.2%
3 215
3.8%
4 147
2.6%
5 74
1.3%
6 48
0.8%
7 19
0.3%
8 14
0.2%
9 5
0.1%
10 3
0.1%
13 1
0%
Warning: these figures indicate the number of cases found in the data file. They cannot be interpreted as summary statistics of the population of interest.

Description

Definition
a. Tujuan Seksi RP (Modul Ulang) adalah untuk mendapatkan informasi tentang pengeluaran rumah tangga untuk konsumsi bahan pangan dan bukan bahan pangan dalam jangka waktu tertentu.
Informasi ini penting untuk mengetahui pola konsumsi rumah tangga dan alokasi pendapatan rumah tangga. Untuk memperoleh keterangan tentang konsumsi RT, tidak hanya menanyakan pengeluaran-pengeluaran RT untuk membeli barang-barang yang dikonsumsi tapi harus menghitung nilai konsumsi dari barang-barang yang dihasilkan sendiri atau yang diterima dari pihak luar. Dengan demikian akan mendapatkan nilai pengeluaran RT secara keseluruhan.

b. Harus dihindari penghitungan duplikasi (double counting) karena dapat menyebabkan bias terhadap total pengeluaran dan ketika ingin melihat pola konsumsi.
Pola konsumsi diperlukan tidak hanya dari sudut metodologis (sifat pengeluaran) tetapi juga dari sudut substansi (pembelian, produksi sendiri, dan transfer) yang mana kedua aspek tersebut dapat menerangkan pola-pola konsumsi rumah tangga terhadap hal apa saja yang dikonsumsi yang mungkin dapat berimplikasi terhadap input minimal SDM (pendidikan dan kesehatan).

c. Nilai pengeluaran yang dicatat disini adalah nilai bahan makanan yang benar-benar dikonsumsi oleh rumah tangga ini dalam seminggu terakhir, baik yang diperoleh dari membeli, dihasilkan (diproduksi) sendiri ataupun dari pemberian orang lain di luar rumah tangga.
Untuk bahan makanan yang diproduksi sendiri atau yang didapat dari pemberian orang lain di luar rumah tangga, nilainya harus diperhitungkan seandainya barang tersebut harus dibeli.

d. Meskipun rumah tangga membeli bahan pangan, atau memperoleh bahan pangan dari hasil (produksi) sendiri, atau mendapat hadil dari pemberian orang lain, di luar rumah tangga, tetapi tidak dikonsumsi dalam seminggu terakhir, maka tidak dicatat sebagai konsumsi rumah tangga, karena bahan pangan tersebut tidak dikonsumsi dalam seminggu terakhir ini.

e. Satu minggu terakhir.
Contoh: wawancara pada hari Senin, maka yang dimaksud satu minggu terakhir dihitung mulai hari Minggu mundur sampai hari Senin pada minggu yang lalu.
Universe
Pasangan Kepala Rumah Tangga, atau Anggota Rumah Tangga lainnya yang berusia 18 tahun atau lebih dan ART tersebut dapat memberikan informasi tentang konsumsi dan pengeluaran rumah tangga.
Back to Catalog
The World Bank Working for a World Free of Poverty
  • IBRD IDA IFC MIGA ICSID

© The World Bank Group, All Rights Reserved.

This site uses cookies to optimize functionality and give you the best possible experience. If you continue to navigate this website beyond this page, cookies will be placed on your browser. To learn more about cookies, click here.