{"doc_desc":{"title":"IDN_1997_SNPK_v01_ID_M","idno":"DDI_IDN_1997_SNPK_v01-ID_M_WB","producers":[{"name":"World Bank Indonesia, Poverty Team","abbreviation":"Poverty GP EAP","affiliation":"The World Bank Group","role":"DDI documentation"},{"name":"Development Data Group","abbreviation":"DECDG","affiliation":"The World Bank Group","role":"DDI revision and publishing"}],"prod_date":"2016-03-07","version_statement":{"version":"v02 (June 2016): DDI revision \n\nv01 (March 2016): Initial version of DDI documentation"}},"study_desc":{"title_statement":{"idno":"IDN_1997_SNPK_v01-ID_M","title":"Sistem Nasional Pemantauan Kekerasan (National Violence Monitoring System) 1997","alt_title":"SNPK 1997","translated_title":"National Violence Monitoring System 1997"},"authoring_entity":[{"name":"Government of Indonesia","affiliation":""},{"name":"The World Bank Group","affiliation":""}],"production_statement":{"producers":[{"name":"Habibie Center","affiliation":"","role":""}],"prod_date":"2016-03-03","funding_agencies":[{"name":"Korea Trust Fund for Economic and Peace-building Transitions","abbreviation":"","role":""},{"name":"Post-Conflict Fund, The World Bank","abbreviation":"PCF","role":""}]},"distribution_statement":{"contact":[{"name":"Audrey Sacks","affiliation":"The World Bank Group","email":"asacks@worldbank.org","uri":""}],"depositor":[{"name":"Imam Setiawan","abbreviation":"Poverty GP EAP","affiliation":"The World Bank Group"}]},"series_statement":{"series_name":"Administrative Records, Other (ad\/oth]","series_info":"Database Sistem Nasional Pemantauan Kekerasan adalah informasi tentang insiden\/tindakan kekerasan yang dikumpulkan dari berbagai sumber mulai dari tingkat desa sampai pada tingkat propinsi sejak dari tahun 1997."},"version_statement":{"version":"v01: basic raw data"},"study_info":{"abstract":"Database Sistem Nasional Pemantauan Kekerasan (SNPK) 1997 berisi tentang informasi kekerasan sebagai tindakan, baik antarindividu dan antarkelompok, yang menyebabkan atau dapat menyebabkan dampak fisik bagi manusia dan properti.\n\nUntuk menentukan apakah suatu tindakan tergolong tindak kekerasan digunakan kriteria berikut:\n\n- Tindakan yang menyebabkan atau dapat menyebabkan dampak fisik pada manusia atau bangunan: jika ada dampak fisik seperti tewas, luka, pemerkosaan\/pelecehan, bangunan rusak, kaca pecah, rumah terbakar dan sejenisnya termasuk dalam definisi kekerasan SNPK. Definisi ini berlaku sepanjang surat kabar melaporkan adanya dampak, meskipun tidak merinci berapa jumlahnya.\n\n- Tindakan yang menghalangi kebebasan seseorang atau kelompok: tindakan tertentu mungkin tidak berdampak secara fisik, namun secara paksa membatasi kebebasan bergerak. Misalnya, penculikan di mana pelaku menuntut tebusan. Mungkin korban penculikan tidak mengalami luka fisik, namun insiden tersebut tetap dicatat sebagai tindak kekerasan.\n\n- Tindakan yang dilakukan secara sengaja dan dengan kesadaran: menurut metodologi SNPK, suatu tindakan hanya dapat dianggap kekerasan apabila dilakukan secara sengaja dan dalam keadaan sadar. Dampak fisik yang disebabkan kecelakaan (tidak sengaja) atau oleh pelaku yang mengalami gangguan jiwa (tidak sadar) tidak dicatat oleh SNPK.","coll_dates":[{"start":"1997","end":"1997","cycle":""}],"nation":[{"name":"Indonesia","abbreviation":"IDN"}],"geog_coverage":"Cakupan nasional","geog_unit":"Lokasi insiden adalah tempat di mana insiden dilaporkan terjadi, termasuk di dalamnya provinsi, kabupaten \/ kota, yang dicatat dengan menggunakan kode provinsi dan kabupaten\/kota Badan Pusat Statistik (BPS). Agar informasi yang dikumpulkan terstandardisasi, digunakan nama provinsi dan kabupaten\/kota berdasarkan batas administratif tahun 1997. Nama kecamatan dan desa akan dicatat sepanjang informasinya disebutkan di surat kabar. Meski demikian, jika ada perubahan batas wilayah adminsitratif yang terjadi setelah tahun tersebut, database tidak melakukan penyesuaian.","analysis_unit":"Surat Kabar","data_kind":"Administrative records data [adm]"},"method":{"data_collection":{"sampling_procedure":"Metodology yang digunakan untuk membangun database SNPK mencakup semua insiden konflik kekerasan dan kriminalitas dengan kekerasan yang dilaporkan lebih kurang dari 115 surat kabar lokal (koran tingkat provinsi dan kabupaten), dan diperkuat dan dicek dengan data dan sumber sekunder.","coll_mode":"Other [oth]"}},"data_access":{"dataset_use":{"cit_req":"Penggunaan data harus ditunjukkan dengan dimasukkannya kutipan yang mengandung sekurang-kurangnya:\n- Identifikasi peneliti utama (lembaga atau orang yang menyediakan data produksi)\n- Judul yang tepat dari survei (termasuk negara, tahun survei dan singkatan dari judul survei bila tersedia)\n- Jumlah referensi survei seperti yang ditunjukkan dalam katalog kami\n- Sumber dan tanggal file data download untuk data yang diperoleh secara online","disclaimer":"Pengguna data menyatakan bahwa produser data, distributor resmi dari data, dan lembaga donor yang relevan tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan data, interpretasi, atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data tersebut."}}},"schematype":"survey","tags":[{"tag":"DOI"}]}