The World Bank Working for a World Free of Poverty Microdata Library
  • Data Catalog
  • About
  • Collections
  • Citations
  • Terms of use
  • Login
    Login
    Home / Central Data Catalog / IDN_2008_SUSETI-BPS_V01-ID_M / Data Dictionary / F95 / V1534
central

Survei Sosial Ekonomi Rumah Tangga, BPS 2008

Indonesia, 2008 - 2009
Get Microdata
Reference ID
IDN_2008_SUSETI-BPS_v01-ID_M
Producer(s)
Survey Meter
Metadata
Documentation in PDF DDI/XML JSON
Created on
Dec 13, 2013
Last modified
Dec 13, 2013
Page views
71782
Downloads
8449
  • Study Description
  • Data Description
  • Documentation
  • Get Microdata
  • Data files
  • data_h_art
  • data_h_rmt

Jenis kecacatan (cacat)

Data file: data_h_art

Overview

Valid: 21543
Invalid: 0
Minimum: 0
Maximum: 7
Type: Discrete
Decimal: 0
Start: 30
End: 30
Width: 1
Range: 0 - 7
Format: Numeric

Questions and instructions

Literal question
Jenis kecacatan yang diderita anggota rumah tangga?
Categories
Value Category Cases
0 Tidak cacat 21229
98.5%
1 Tuna Netra / Buta 64
0.3%
2 Tuna Rungu / Tuli 49
0.2%
3 Tuna Wicara / Bisu 26
0.1%
4 Tuna Rungu dan Wicara 12
0.1%
5 Cacat anggota gerak 67
0.3%
6 Lumpuh 38
0.2%
7 Cacat Mental 58
0.3%
Warning: these figures indicate the number of cases found in the data file. They cannot be interpreted as summary statistics of the population of interest.
Interviewer instructions
Isikan KODE

Description

Definition
Kolom ini berisikan kode 0 bila ART tidak mempunyai kecacatan. Jika seseorang mempunyai lebih dari satu kecacatan, maka tulis kode kecacatan yang paling berat.
Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga terganggu atau mendapatkan rintangan dan hambatan baginya untuk melakukan kegiatan secara selayaknya. Kecacatan dapat terjadi akibat kecelakaan, korban kriminalitas, penyakit atau cacat lahir. Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Kode 1: Tuna netra/buta, adalah orang yang kedua matanya tidak dapat melihat sama sekali. Tidak termasuk yang hanya salah satu matanya buta atau yang kurang awas.
Kode 2: Tuna rungu/tuli, apabila kedua telinganya tidak dapat mendengar suara atau perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Kode 3: Tuna wicara/bisu, bila tidak dapat bicara sama sekali atau pembicaraannya tidak dapat dimengerti.
Kode 4: Tuna rungu dan tuna wicara (bisu tuli) adalah orang yang tidak dapat mendengar suara atau perkataan dan tidak dapat bicara sama sekali atau pembicaraannya tidak dapat dimengerti.
Kode 5: Cacat anggota gerak (cacat tubuh) adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Kode 6: Lumpuh adalah tidak berfungsinya kedua kaki.
Kode 7: Cacat mental (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), orang tidak dapat mengikuti sekolah biasa. Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Cacat mental tidak sama dengan ganguan jiwa (tuna laras/cacat mental eks psikomatik).
Back to Catalog
The World Bank Working for a World Free of Poverty
  • IBRD IDA IFC MIGA ICSID

© The World Bank Group, All Rights Reserved.

This site uses cookies to optimize functionality and give you the best possible experience. If you continue to navigate this website beyond this page, cookies will be placed on your browser. To learn more about cookies, click here.